Thursday, April 23, 2015
hammock
Perkembangan teknologi saat ini semakin
berkembang. Banyak orang menggunakan dan
memanfaatkan teknologi untuk kehidupannya.
Pemanfaatan teknologi ini mengakibatkan
banyaknya penggunaan sumber energi, baik itu
energi listrik maupun bahan bakar. Dengan
penggunaan energi yang meningkat dapat
menyebabkan penggunaan sumber energi menjadi
meningkat juga. Apalagi energi saat ini, hampir
seluruhnya berasal dari penggunaan bahan bakar
(BBM). Penggunaan BBM yang meningkat dapat
menyebabkan terjadinya kelangkaan akan BBM
tersebut. Apalagi BBM berasal dari fosil-fosil
makhluk hidup yang telah mati sejak beribu-ribu
tahun yang lalu bahkan berjuta tahun. Untuk itulah
diperlukan sumber energi alternatif yang ramah
lingkungan untuk menggantikan penggunaan BBM
sebagai pembangkit tenaga listrik.
Energi alternatif merupakan energi yang
dihasilkan dari bahan- bahan yang belum pernah
dimanfaatkan secara luas, sedangkan sumber
energi alternatif adalah sumber energi yang bukan
merupakan sumber energi tradisional ( yaitu bahan
bakar fosil seperti batubara, minyak dan gas alam).
sumber energi alternatif akan membatasi konsumsi
sumber energi tak terbarukan seperti minyak bumi
dan batubara, serta yang paling penting,
mengurangi pencemaran lingkungan dan efek
negatif pada sumber daya alam seperti air, udara,
hutan, dll. Peningkatan penggunaan sumber energi
alternatif pada akhirnya akan menciptakan lapangan
kerja baru sehingga mempercepat pertumbuhan
ekonomi.
Ada beberapa macam sumber energi alternatif yang
ramah lingkungan, yaitu :
1 Tenaga Nuklir.
Pendirian tenaga nuklir sangat banyak diprotes oleh
masyarakat, namun sebenarnya proses reaksi
nuklir terkendali bisa menjadi potensi yang besar
bagi sumber energi alternatif listrik. Proses nuklir
tersebut disebut reaksi fisi. Pada pembangkit listrik
tenaga nuklir, panas yang dihasilkan oleh reaksi fisi
digunakan untuk menguapkan air. Uap yang
dihasilkan kemudian digunakan untuk
menggerakkan generator yang kemudian
menghasilkan listrik. Survei yang dilakukan pada
tahun 2007 menunjukkan bahwa sekitar 14%
pasokan listrik dunia dipenuhi oleh pembangkit
listrik tenaga nuklir.
2 Energi Biomassa.
Biomassa adalah bahan organik yang dihasilkan
melalui proses fotosintetik, baik berupa produk
maupun berupa buangan. Contoh biomassa antara
lain adalah tanaman, pepohonan, rumput, ubi,
limbah pertanian, limbah hutan, tinja, dan kotoran
ternak. Biomassa juga sering digunakan untuk
bahan pangan, pakan ternak, minyak nabati, bahan
bangunan dan sebagainya, biomassa juga digunakan
sebagai sumber energi atau bahan bakar. Kelebihan
sumber energi alternatif merupakan sumber daya
yang dapat diperbaharui (renewable), sehingga
dapat menyediakan sumber energi secara
berkesinambungan (suistainable). Sekitar 0,5 listrik
di Amerika Serikat tercatat dihasilkan dari energi
biomassa.
3 Gas Alam.
Gas alam sudah menjadi sumber energi alternatif
yang banyak digunakan oleh masyarakat dunia
untuk berbagai keperluan, baik untuk perumahan,
komersial maupun industri. Setiap tahunnya,
penggunaan gas alam mengalami peningkatan. Hal
ini karena banyaknya keuntungan yang didapat dari
penggunaan gas alam dibanding dengan sumber
energi lain. Energi yang dihasilkan gas alam lebih
efisien, serta penggunaannya jauh lebih bersih dan
sangat ramah lingkungan, sehingga tidak
menimbulkan polusi terhadap lingkungan. Selain itu,
gas alam juga mempunyai beberapa keunggulan
lain, seperti tidak berwarna, tidak berbau, tidak
korosif, dan tidak beracun. Sebelum digunakan
sebagai sumber energi, gas alam biasanya
dikompresi terlebih dahulu hingga berubah wujud
menjadi cair.
4 Panas Bumi.
Panas bumi adalah sumber energi alternatif yang
ekonomis, dapat diandalkan, dan ramah lingkungan.
Panas bumi juga merupakan sumber energi yang
dapat diperbarui sehingga bebas dari isu
kelangkaan. Panas bumi adalah energi yang
diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam
Bumi. Energi panas bumi ini berasal dari aktivitas
tektonik di dalam Bumi yang terjadi sejak planet ini
diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas
matahari yang diserap oleh permukaan Bumi.
Penggunaan tenaga panas bumi dapat dilacak
hingga jaman Romawi kuno. Pada saat itu, panas
bumi populer digunakan sebagai pemanas ruangan
dan untuk keperluan mandi.Saat ini, panas bumi
merupakan sumber energi alternatif yang bisa
digunakan sebagai pembangkit listrik.Sekitar 10
Gigawatt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah
dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan
menyumbang 0,3 persen total energi listrik dunia.
5 Tenaga Air.
Tenaga air atau hydropower adalah energi yang
diperoleh dari air yang mengalir. Pada dasarnya, air
di seluruh permukaan Bumi ini bergerak atau
mengalir. Tenaga air yang memanfaatkan gerakan
air biasanya didapat dari sungai yang dibendung.
Pada bagian bawah bendungan tersebut terdapat
lubang-lubang saluran air. Pada lubang-lubang itu
terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi
kinetik dari gerakan air menjadi energi mekanik
yang dapat menggerakan generator listrik. Energi
listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut
hydroelectric. Tenaga air merupakan sumber energi
terbarukan sekaligus ramah lingkungan karena
tidak menghasilkan limbah.
6 Tenaga Angin .
Angin juga dapat diolah menjadi sumber energi
alternatif. Melalui penggunaan baling-baling atau
kincir, tenaga angin disalurkan ke dalam turbin dan
diolah menjadi listrik. Kebanyakan tenaga angin
moderen dihasilkan dalam bentuk listrik dengan
mengubah rotasi dari pisau turbin menjadi arus
listrik dengan menggunakan generator listrik. Pada
kincir angin, energi angin digunakan untuk memutar
peralatan mekanik untuk melakukan kerja fisik,
seperti menggiling gandum atau memompa air.
Tenaga angin digunakan dalam ladang angin skala
besar untuk penghasilan listrik nasional dan juga
dalam turbin individu kecil untuk menyediakan listrik
di lokasi yang terisolir. Tenaga angin banyak
jumlahnya, tidak habis-habis, tersebar luas, bersih,
dan merendahkan efek rumah kaca. Pemanfaatan
angin ini sudah mulai dilaksanakan dengan
penggunaan kincir angin yang dapat menghasilkan
energi listrik. Catatan menunjukkan bahwa sekitar
1,5% pasokan listrik dunia dihasilkan oleh tenaga
angin.
7 Tenaga Matahari .
Tenaga matahari atau tenaga surya adalah energi
yang didapat dengan mengubah panas matahari
melalui peralatan tertentu menjadi sumber
pembangkit daya. Tenaga matahari kini umum
digunakan sebagai pembangkit listrik. Pembangkit
listrik tenaga surya (PLTS) adalah pembangkit
listrik yang mengubah energi matahari menjadi
energi listrik. Pembangkitan listrik bisa dilakukan
dengan dua cara, yaitu secara langsung
menggunakan photovoltaic dan secara tidak
langsung dengan pemusatan energi matahari.
Photovoltaic mengubah secara langsung energi
cahaya menjadi listrik menggunakan efek
fotoelektrik. Sedangkan pemusatan energi matahari
menggunakan sistem lensa atau cermin
dikombinasikan dengan sistem pelacak untuk
memfokuskan energi matahari ke satu titik untuk
menggerakan mesin kalor. Di Indonesia, PLTS
terbesar pertama terletak di Pulau Bali, tepatnya di
daerah Karangasem dan Bangli. PLTS ini telah
dioperasikan sejak Februari 2013.
8 Energi Gelombang Laut.
Energi gelombang laut adalah energi yang dihasilkan
dari pergerakan gelombang laut menuju daratan dan
sebaliknya. Beberapa negara di dunia, seperti
Jerman dan Jepang, sudah memanfaatkan energi
tersebut untuk menghasilkan listrik dan
mendistribusikannya ke rumah-rumah. Pembangkit
listrik gelombang laut juga dikembangkan di lepas
pantai Australia Selatan. Dari pemanfaatan energi
tersebut, Australia dapat mendistribusikan listrik
sekitar 500 rumah yang berada di daerah Selatan
Sydney. Pemanfaatan energi gelombang laut juga
ramah lingkungan, tidak seperti BBM yang
menimbulkan polusi udara. Namun, memang tidak
dipungkiri bahwa pengadaan alat untuk
merealisasikan pembangkit listrik tenaga
gelombang laut memang mahal dan sangat sulit
perawatannya.
9 Energi Pasang Surut.
Energi pasang surut atau tidal energy adalah energi
yang dihasilkan dari pergerakan air laut akibat
perbedaan pasang surut. Energi pasang surut
merupakan energi yang terbarukan. Prinsip
kerjanya sama dengan pembangkit listrik tenaga
air, dimana air dimanfaatkan untuk memutar turbin
dan menghasilkan energi listrik. Seperti energi dari
gelombang laut, energi pasang surut juga belum
banyak digunakan. Namun, para ahli melihat pasang
surut sebagai sumber energi alternatif yang
menjanjikan di masa depan. Pasang surut dianggap
menjanjikan karena mudah diprediksi tidak seperti
energi matahari dan angin. Salah satu faktor utama
yang membuat teknologi pasang surut belum
banyak diterapkan adalah biaya yang tinggi serta
langkanya daerah yang memiliki perbedaan pasang
surut besar. Selain itu, masalah lain dalam
memperluas penggunaan pemanfaatan energi ini
adalah dampak negatif yang akan terjadi pada
lingkungan laut. Pembangkit listrik dari gelombang
laut juga berpotensi mengganggu usaha
penangkapan ikan yang dilakukan oleh para nelayan.
Dengan penggunaan sumber energi alternatif
tersebut kita dapat menghemat penggunaan BBM
dan akan memberikan dampak untuk kehidupan kita
dimasa yang akan datang. Selain itu, konservasi
sumber energi ini dapat memberikan senyuman bagi
generasi penerus bangsa yang dapat menikmati
indahnya energi listrik.
Subscribe to:
Posts (Atom)